CULINARY,  LIFE STYLE

NGERAYAIN WEDDING ANNIVERSARY DI THE SPOKE BISTRO ALAM SUTERA

Hello Readers !

Bulan Agustus ini, tidak hanya Indonesia yang merayakan ulang tahun, tetapi saya dan suami juga loh! Gak ada yang nanya sih ya, hahaha. Ya mau kasih tahu aja. Bulan ini bukan hari ulang tahun kelahiran, melainkan hari jadi pernikahan kami berdua. Congrats for us! Hehehe.

Ya, alhamdulillah, minggu lalu pernikahan saya dan suami sudah berjalan selama 6 tahun. Banyak pencapaian yang kami berdua lalui, yang kayaknya gak perlu di share ke khalayak umum. Hehe.

 

 

Untuk merayakan pencapaian, ya sebagai wujud syukur atas ulang tahun pernikahan, saya dan suami merayakannya dengan lunch bersama anak-anak. Seperti biasa, casual lunch kok dan gak ada perayaan heboh nan mewah. Hehehe. Hitung-hitung, sekalian coba tempat makan yang belum pernah dikunjungi.

Oleh karena hari itu bertepatan juga dengan belanja bulanan di AEON BSD, saya dan suami memutuskan untuk memilih tempat makan di sekitar BSD juga. Dan… tempat yang kami berdua pilih untuk lunch merayakan hari jadi pernikahan adalah THE SPOKE BISTRO.

***

LOKASI THE SPOKE BISTRO

Sebelum saya bercerita tentang makanan yang ada di The Spoke Bistro, saya kasih tahu dulu lokasi tempat makan ini. Hmm, lokasi The Spoke Bistro ini sebenarnya tidak dekat dengan AEON BSD ya, masih ke arah Tangerang. Eits, jangan berpikir jauh dulu. Gak sampai ke area Tangerang kok. Masih di daerah Tangerang Selatan. Hanya saja kawasannya bukan di BSD-nya melainkan di Alam Sutera. Tau kan daerah ini? Nah, begitu sudah berada di Alam Sutera, tinggal cari deh Mall Living World. Lokasi resto persis berada di seberang mall ini. Restonya bersebelahan juga dengan United Bike store. Bangunannya nyatu gitu. So, kalau sudah melihat store yang ada sepeda-sepedanya, artinya kalian sudah tiba di resto ini. 🙂

 


TIBA DI THE SPOKE BISTRO

Siang hari, pukul 11 kurang 5 menit, saya dan keluarga tiba di parkiran. Jika dilihat dari depan, area parkir sedikit dan terbatas. Namun, saya kurang paham apakah di bagian belakang ada lahan parkir atau tidak. Siang itu, lumayan beruntung bisa mendapat parkir karena kebetulan ada yang mengadakan resepsi pernikahan di resto ini. Kebayang kan, telat beberapa menit mungkin parkiran sudah penuh dengan tamu undangan.

 

 

Iya. Sekedar informasi, The Spoke Bistro ini sudah biasa dijadikan venue untuk resepsi pernikahan. Lokasinya bukan di lantai bawah. Pegawai bilang, resepsi pernikahan diadakan di lantai 5. So, walaupun ada yang sedang mengadakan pesta pernikahan, pengunjung resto tidak akan terganggu dengan tamu undangan. Mereka juga tidak melewati dalam resto kok.

Back to cerita saya yang baru tiba di area parkiran. Begitu masuk ke dalam resto, suami mengkonfirmasi kedatangan kepada pegawai resto karena sebelumnya kami memang pesan tempat terlebih dahulu. Sembari menunggu suami, mata saya berkeliling melihat dalam resto.

 

 

Resto ini tidak begitu besar (untuk lantai 1). Bagian samping kiri ada hiasan sepeda United. Berdasarkan informasi pegawai, pemiliknya memang satu orang, hanya beda manajemen saja, cmiiw ya! Di bagian tengah agak ke belakang, ada etalase kue dan semacam meja bar. Kebetulan saat ke sana juga, di bagian tengah area duduk, tidak diisi oleh meja dan kursi. Bagian tengah sudah ditata kursi-kursi berjejer untuk acara sore hari. Entah untuk resepsi pernikahan kecil-kecilan, pertunangan atau ulang tahun, pegawai tidak menjelaskan detail acara sore hari. Lagian untuk apa juga menginfokan detail acara ke saya? haha. Hmm, sepertinya The Spoke Bistro ini jadi tempat favorit mengadakan pesta syukuran ya.


MENU DI THE SPOKE BISTRO

Setelah suami selesai konfirmasi kedatangan, saya langsung melangkah mencari lokasi duduk. Saya pilih di samping jendela besar, dekat etalase kue, di belakang hiasan besar tanaman plastik.

Pemandangan di luar jendela lumayan segar karena berupa rerumputan menyerupai taman mini. Pada hari itu, pemandangan rumput di luar jendela ditambah lalu-lalang tamu undangan. Ya, seperti yang sudah saya katakan bahwa tamu undangan tidak melewati dalam resto namun samping luar resto.

 

 

Sesaat baru duduk, pegawai langsung memberikan buku menu. Setelah melihat secara keseluruhan, sebagian besar menu makanan di The Spoke Bistro ini adalah makanan jenis western. Well, tidak perlu banyak saya jelaskan, di bawah ini saya berikan menu-menunya, lengkap beserta harga, yang sempat saya foto kemarin. Silakan dilihat. 🙂

Menu Makanan

(Klik foto untuk membesar dan memperjelas gambar)

 

Menu Minuman

(Klik foto untuk membesar dan memperjelas gambar)


HARGA, PORSI DAN RASA

Sebelum membahas harga, porsi dan rasa makanan yang ada di resto ini, penyajian makanan dan minuman setelah pesan itu tidak begitu cepat, namun tidak terlalu lama juga. Hmm, sekitar 15 menit deh. Sepertinya 15 menit menunggu makanan dan minuman dihidangkan masih wajar ya. Untuk minuman lebih cepat 7 menit dari makanan.

Ok, next ke pembahasan harga, porsi dan rasa. Sudah lihat harga di foto menu tadi? Menurut kalian bagaimana?

Menurut saya, harga makanan di The Spoke Bistro ini masih dalam batas wajar. Untuk menu pasta, harganya tidak terlalu jauh dengan restoran Pizza yang sering dijumpai dibanyak tempat seperti Pizza Hut. Untuk harga non pasta, seperti nasi goreng memang agak sedikit mahal. Namun, untuk steak masih dalam batas wajar sama seperti menu pasta. Nah, yang menurut saya mahal itu adalah menu minumannya. Apakah harga minumannya atau keseluruhannya worthed? Lanjut ke porsi dan rasa.

 

 

Saya dan keluarga memang tidak menyicipi semua menu ya. Jelas lah, siapa yang akan makan nanti? Hehe. Saya mulai dari menu makanan. So, berdasarkan menu makanan yang saya dan keluarga pilih, bisa disimpulkan bahwa porsi makanan di The Spoke Bistro itu besar. Bagi saya sih besar ya. Menu pasta saja sepiring besar dan penuh. Begitu pula dengan nasi goreng yang saya pesan. Jujur, saya tidak sanggup menghabiskan nasinya karena terlalu banyak menurut saya. Terlihat sedikit tetapi aslinya banyak. Anak-anak juga sangat menyukai pasta. Namun karena bagi saya saja sudah besar apalagi untuk mereka? Porsi jumbo bagi anak-anak. Soal rasa? Kabar baik, semua makanan yang kami pesan ENAK! ENAK BANGET! Totally worthed dari harga, porsi dan rasa.

 

 

Untuk menu minuman. Minuman yang dihidangkan tersaji dalam gelas tinggi dan lumayan banyak sih. Suami sendiri sih tidak pesan yang aneh-aneh, hanya segelas Fanta merah. Namun, untuk saya, unfortunately saya kurang suka dengan minuman yang saya pilih. Nothing special, padahal harganya cenderung mahal. Kalau minuman anak saya, enak. Anak saya bilang, “enak banget mami”. Saat dicoba ya memang enak dan porsinya lebih besar dari gelas saya.

 

 

Oh iya, selain menu makanan dan minuman, ada menu slice cake. Tidak tercantum di menu book. Kalian cukup pilih di etalase kuenya. Pilihan kuenya memang sedikit. Namun, rasa chocolate cake yang saya pesan enak! Ukuran slicenya standar sih. Ga begitu besar, agak kecil, tetapi mengenyangkan. Untuk harganya saya lupa. Standar harga slice cake. Kalau tidak salah 35 ribu per-slice.

 


KESIMPULANNYA…

Menurut saya, kalian harus coba datang ke resto ini, (terutama bagi pasta lover) karena…

Pastanya enak banget, asli deh! Porsinya besar dan dijamin kenyang. Serius, saya mau datang ke sini lagi demi Gnocchi-nya.

Kedua, resto ini menunya memang family friendly. Dengan catatan, yang memang doyan western food ya. Di sini menu ala Indonesia-nya sedikit. Saya katakan menunya family friendly karena ada menu yang memang anak-anak pasti suka seperti burger dan pasta. Minumannya juga ada milkshake dan bahkan ada cake. Anak-anak suka cake manis, kan?

 

 

Ketiga, tempatnya adem dan bersih. Walaupun menurut saya, desain resto tidak terlalu spektakuler, resto ini sangat nyaman terutama bagi pengunjung yang membawa anak-anak, jadi mereka tidak akan rewel kepanasan. Untuk tempat mengobrol dengan teman juga enak, sekedar ngopi dan makan cake.

 

 

Keempat, pegawai The Spoke Bistro ramah banget. Dari awal datang, menyuguhkan makanan, sampai bayar tagihan, senyum mulu. Hahaha. Ditanyai soal menu, dijawabnya dengan penjelasan lengkap sambil tersenyum. Dimintai tolong foto juga masih ditanggapi dengan senyum. Bagi saya penting ya. Saya sih ogah datang lagi kalau pelayanan pegawainya buruk, jutek dan ditanya jawab seadanya.

 

 

Terakhir, bagi pecinta sepeda, bisa banget nih setelah makan, langsung melihat-lihat toko sepeda di sebelahnya. Perut kenyang, hobi sepeda juga tersalurkan. Hehehe.

Well, sekian cerita pengalaman saya dan keluarga makan di The Spoke Bistro Alam Sutera. Semoga bermanfaat dan mohon maaf jika ada kata yang tidak sengaja menyinggung pihak tertentu.

Thank you for visit and reading my blog!

Best Regards, 💋

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *