Hotel Story: SWISS-BELHOTEL TUBAN BALI

 

Hello Readers !

Melanjutkan cerita kemarin Liburan Dadakan ke Bali, kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang salah satu dari tiga hotel yang saya tempati selama di Bali, Swiss Belhotel.

Kita mau nginep di mana yank?

Pertanyaan itu terlontar begitu pesawat landing di Bandara Ngurah Rai Bali.

PILIH HOTEL DEKAT BANDARA

Berangkat menuju Soekarno Hatta International Airport di pagi buta membuat saya dan suami kurang tidur bahkan saya tidak tidur sama sekali. Tiba di Bali ingin rasanya segera membaringkan tubuh di kasur. Setelah urusan bagasi selesai, suami langsung melakukan reservasi hotel via Traveloka. Saya meminta suami untuk memilih hotel di sekitar dekat Bandara Ngurah Rai Bali. Udah ngantuk banget, anak-anak juga belum mandi, hotel yang dekat aja deh. Saya bilang gitu dengan suami. Akhirnya dipilihlah Swiss-Belhotel daerah Tuban.

Lokasi Swiss-Belhotel Tuban ini jaraknya hanya sekitar 3km dari Ngurah Rai International Airport Bali. Dekat sekali dari bandara. Berkendara dengan mobil hanya butuh waktu sekitar 10 menit. Lalu lintas lancar tidak ada hambatan alias tidak macet.

SWISS-BELHOTEL TUBAN

Sebelumnya saya bilang, kalau ingin mencari hotel dekat bandara. Selain alasan tersebut, saya dan suami juga melihat sisi reputasi dan harga hotel.

Reputable Hotel. Sepengetahuan saya dan suami, Swiss-Belhotel merupakan jaringan hotel internasional yang memiliki cabang hotel di beberapa negara. Hotel ini memiliki beberapa klasifikasi kelas mulai dari budget hotel, economi, middle hingga upper class yang setara dengan bintang 5 plus. Untuk Swiss-Belhotel Tuban sendiri berada di level hotel bintang 4.

Photo Source : Tripadvisor

Saat memilih hotel ini berharap pengalaman menginap di Swiss-Belhotel yang sudah punya ‘nama’ dan cabang di beberapa negara tidak akan mengecewakan. Sebab kalau salah satu hotel reputasinya jelek pasti berimbas pada hotel lainnya kan. It means, pengelola hotel pasti sudah memikirkan kualitas fasilitas dan pelayanan hotel agar tamu betah, nyaman dan akhirnya balik lagi ke hotel tersebut. Intinya saya pribadi dan suami sih cari yang sudah pasti-pasti aja. Apalagi saat itu butuh banget hotel yang nyaman untuk istirahat. So, apakah bener ga sih Swiss-Belhotel memang memberikan pelayanan yang memuaskan? Mari kita simak cerita selanjutnya…

Hotel Rates. Saat menentukan hotel, tarif menginap per malam-nya juga menjadi aspek penting bagi saya dan suami. Reputable hotel namun tarif per malam nya tidak sesuai dengan kantong kami berdua juga tidak akan dipilih. Nah, kebetulan dalam case ini, biaya hotel memang dibiayai oleh perusahaan tempat suami bekerja (ingat tujuan ke Bali adalah bussiness trip hehe). Namun, jika saya dan suami membayar dengan uang pribadi pun tarif Swiss-Belhotel per malam masih affordable. Harga kamar yang suami pesan via Traveloka di tahun 2017 untuk tipe Grand Deluxe Pool View sekitar 600 ribuan per malam, termasuk biaya sarapan 2 orang dan akses free Wifi.

TIBA DI HOTEL

Turun dari mobil Grab yang saya tumpangi rasanya tidak sabar untuk berbaring di kasur. Saya dan keluarga langsung melangkah kan kaki masuk ke area hotel.

Open Air Lobby. Pertama kali melangkah kan kaki ini ke area hotel, saya dan keluarga disambut langsung oleh lobby yang besar dan terbuka dengan pemandangan kolam renang besar di tengahnya. Saya pribadi tidak terlalu takjub dengan bentuk open air lobby, pengalaman menginap di B Hotel Bali juga memiliki bentuk lobby seperti Swiss Belhotel.

Hotel Ramai Tamu. Situasi lobby saat saya dan keluarga datang sangat ramai. Banyak tamu berkerumun di area lobby beserta tumpukan tas koper. Antrian di depan meja resepsionis pun cukup banyak. Entah untuk check-in atau check-out. Saya dan suami tidak langsung menuju resepsionis melainkan mencari kursi atau sofa untuk duduk. Beruntung masih ada satu set sofa kosong di tengah lobby yang pemandangannya menghadap langsung ke depan kolam renang hotel. Tidak lama setelah mendapat tempat untuk duduk, suami langsung mengurus proses check-in.

Menunggu Lama di Lobby. Sementara suami menuju resepsionis mengurus proses check-in, saya dan anak-anak duduk di sofa sambil menikmati segelas jus jeruk dingin sebagai welcome drink dari Swiss-Belhotel. Tidak lama, suami kembali dan bilang kamar belum ready. Balik lagi 15 menit kemudian ke resepsionis untuk mengkonfirmasi apakah sudah ada kamar yang ready, ternyata masih belum ada juga. Mungkin itu lah sebabnya lobby sangat penuh dengan tamu. Saya pikir hanya perlu menunggu sekitar 30 menit dari proses check in bisa langsung masuk ke dalam kamar. Ternyata perkiraan saya salah. Saya dan keluarga menunggu cukup lama sekitar 1.5 jam, mungkin hampir 2 jam hingga akhirnya kamar ready untuk ditempati.

While waiting for the room, Syara tried to take a pictures with her pink camera.

GRAND DELUXE POOL KING VIEW

Akhirnya masuk kamar juga. Saya lupa lantai berapa, seingat saya berada di dua lantai lebih tinggi dari posisi kolam renang. Kesan awal saat melihat kamar adalah kamarnya lumayan besar (32m2) dengan konsep minimalis moderen. Selain itu, pencahayaan kamar terang dengan dekorasi kayu berwarna krem. Nilai plusnya, kamar ini memiliki balkon kecil dengan sepasang kursi dan meja. Pemandangan dari balkon lumayan menarik lah, kolam renang dan restoran hotel.

Kebersihan Kamar. Entah saya yang berlebihan atau tidak, saya selalu memperhatikan kebersihan kamar. Terutama pada bagian lantai dan ujung tempat tidur. Sayangnya saat masuk pertama kali ke dalam kamar ini, lantainya masih kotor. ‘Masih’ karena sebelumnya pegawai hotel memberitahukan kamar masih dibersihkan saat saya dan keluarga menunggu lama di lobby hotel. Nyatanya masih banyak pasir atau remah-remah sejenisnya dan helaian rambut berserakan di lantai. Saya tidak tahu, apakah karena terlalu banyak tamu yang menunggu check-in kamar saat itu sehingga pegawai terburu-buru membersihkan satu kamar ke kamar lainnya atau sudah terbiasa dengan keadaan kamar seperti itu? Seketika, suami langsung menelpon cleaning service untuk kembali membersihkan lantai. Bukan karena sok bersih, tetapi saya membawa anak yang masih kecil bahkan masih bayi.

Fasilitas Kamar. Nah ini, saat tiba di kamar pertama kali, slipper pun tidak ada. Hari ke dua bermalam di hotel ini juga tidak diberikan tambahan sabun dan perlengkapan mandi lainnya. Komplain sudah pasti. Suami langsung menelpon ke bagian terkait. Setelah komplain via telepon, petugas hotel langsung datang memberikan perlengkapan mandi dalam jumlah banyak dan beragam. Sempat kaget toiletries-nya beragam karena hari pertama menginap, saya pikir toiletries-nya hanya sabun badan, shampoo, toothpaste with brush, sisir dan penutup rambut. Eeh ternyata lengkap, ada hand lotion, cotton bud dan shaver segala. At least, saya tahu fasilitas toiletries yang disediakan oleh Swiss-Belhotel. Di luar toiletries, semuanya lengkap sesuai standar hotel dan tidak ada masalah seperti dua botol air minum per hari, televisi 40 inch, telepon, hair dryer, kopi dan teh beserta teko pemanas, kulkas mini, dan deposit box.

Furniture Kamar. Tipe kamar yang saya tempati memiliki tempat tidur berukuran King. Kasurnya sangat empuk dan nyaman. Kiri dan kanan tempat tidur terdapat side table. Di bawah televisi terdapat meja besar dengan kursi. Lalu di samping jendela kamar terdapat sofa panjang. Saya senang banget ada sofa panjang di kamar. Kamar ini juga memiliki rak untuk meletakkan koper dan built in closet.

Selfie in front of the bathroom?! Why not.

Kamar Mandi. Kamar mandi cukup besar dan moderen. Dinding pemisah antara kamar mandi dengan area tidur dipisahkan oleh dinding kaca buram atau istilahnya sandblasting tempered glass, cmiiw. Bagian toilet agak terkesan gelap karena dinding keramik berwarna hitam. Soal desain, ukuran dan kebersihan kamar mandi tidak ada masalah, desainnya bagus dan saya suka, yang menjadi masalah adalah shower. Shower di kamar mandi terdapat 2 jenis yaitu rain shower dan shower dengan handle, which is good untuk mandiin anak-anak dengan shower bergagang. Sayangnya Shower yang ada gagangnya (apa ya istilah jenis model shower kaya gitu?) bocor, jadi antara bagian kepala dan selang selalu lepas.

RESTORAN DAN SARAPAN

Restoran hotel terletak di sebelah kiri bawah lobby utama. Letak persisnya se-level dengan kolam renang hotel di sisi sebelah kiri. Restorannya lumayan besar dan termasuk restoran open air, di ruang terbuka tanpa pendingin udara. Selama saya dan keluarga menginap, restoran selalu penuh. Menu sarapannya tidak begitu banyak dan kurang beragam. Seingat saya juga, jenis makanan yang disajikan lebih banyak ala western dibanding Indonesia. Soal rasa makanan biasa saja, dibilang enak banget juga tidak, hambar juga tidak, yaa masih cukup enak lah di lidah.

SWIMMING POOL

Kolam renang di Swiss-Belhotel Tuban tergolong besar dan luas. Di sana juga terdapat kolam renang untuk anak-anak. Tetapi anak saya lebih memilih berenang di kolam renang dewasa bersama ayahnya. Honestly, saya sangat suka dengan suasana dan view di sekitar kolam renang. Ga tau kenapa, mungkin karena tanaman dan pohon atau hal lainnya, yang jelas terlihat bagus dan cantik.

Father-Daughter time! There is no more beautiful sight than seeing them happy.

***

Selain fasilitas kolam renang, masih banyak fasilitas lain yang mungkin bisa digunakan seperti gym dan kids club. Sayangnya fasilitas seperti itu jarang saya gunakan sehingga saya tidak bisa memberikan penilaian. Juga untuk post kali ini sangat sedikit foto yang menampilkan detail hotel. Hehe. Untuk detail mengenai fasilitas hotel lainnya, kalian bisa klik di Website Swiss-Belhotel.

SO, WOULD I RECOMMEND SWISS-BELHOTEL TUBAN?

Hmm, ya maybe i would. Overall, Saya lumayan suka dengan hotel ini. Walaupun di awal komplain masalah kebersihan. Mungkin saat itu sedang tidak hoki saja ya? Lagipula hotel sedang ramai sekali. Untuk masalah toiletries dan leak shower, sangat disayangkan mengapa bisa terjadi hal tersebut, berharap pihak hotel selalu mengecek ulang keadaan kamar. Itu penting!

Di luar hal itu, hotel ini cukup recommended. Pelayanan oke, pegawai hotel sangat responsible, cepat tanggap terhadap komplain, kamar pun sangat nyaman. Terakhir, ada dua hal yang sangat saya suka dari hotel ini adalah kolam renang dan lokasi. Lokasi tidak jauh dari bandara, banyak tempat makan di sekitar hotel, ada minimarket dan ATM bahkan toko obat.

Sekian hotel story kali ini. Saya mohon maaf apabila ada opini yang menyinggung pihak tertentu. Tujuan saya hanya berbagi pengalaman yang saya rasakan selama menginap di hotel ini.

Thank you for visit and reading my blog!

Best Regards Xx

At Swiss-Belhotel Lobby after check out.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *