CULINARY

Selai Cokelat CERES, Varian Mana Yang Lebih Enak?

Hello Readers !

Bagaimana kabar kalian selama karantina di masa pandemi ini? Bosan? Kesal? Atau malah sedang menikmati masa-masa berkumpul dengan keluarga dalam waktu yang lebih panjang? Apapun itu semoga kalian yang membaca tulisan saya dalam keadaan sehat wal’afiat ya.

Setelah beberapa bulan ini tidak menyentuh blog, kini saya kembali menulis. Sadar karena bahan tulisan untuk dimuat dalam blog ini lumayan banyak. Toh, foto-foto untuk menunjang tulisan pun sudah siap sejak lama (beberapa malah ada yang sudah siap sejak setahun yang lalu namun tetap saja belum tayang, hehe!). Dan, ya tulisan saya kali ini membahas tentang per-selai-an. Selai yang saya bahas adalah selai cokelat merek Ceres. Tau dong selai Ceres, ya kan? Sebelum saya bahas, saya mau menginformasikan kepada kalian bahwa seluruh pendapat mengenai selai ini murni pendapat pribadi, baik itu pendapat saya, suami maupun anak-anak, karena kami sekeluarga adalah pecinta makan roti dengan selai, terutama selai cokelat dan selai manis. Oke, tanpa banyak basa-basi lagi, saya mulai ya dan selamat membaca!

 

SELAI COKELAT CERES

Ketika mendengar merek Ceres, yang terlintas pastilah chocolate sprinkles-nya alias cokelat meses yang sering ditambahkan pada roti tawar. Tidak heran sih, karena Ceres merupakan salah satu produsen meses terbesar di Indonesia. Namun, tidak hanya meses saja, Ceres memiliki varian selai cokelat. Nah, dibandingkan dengan meses, saya lebih sering membeli produk selainya. Lebih simpel saja sih makan rotinya karena tinggal oles-oles tanpa menambahkan mentega lagi. Selain itu, rasa cokelat pada selainya lebih terasa dan lebih enak.

 

Review selai ceres
Foto dokumen milik pribadi.

 

Untuk selainya, Ceres memiliki tiga varian rasa. Choco Hazelnut, Double Hazelnut, dan Choco Hazelnut & Milk. Tidak seperti meses-nya yang juga memiliki beberapa varian rasa, ketiga varian rasa pada selainya cukup terasa perbedaannya. Awalnya, saya bingung memilih varian rasa pada selainya. Saya berekspetasi bahwa antara varian rasa selai Ceres yang satu dengan yang lainnya tidak jauh berbeda sehingga dulu seringnya saya membeli varian Choco Hazelnut & Milk. Alasannya karena warnanya menarik, strip cokelat dan putih dengan embel-embel tulisan ‘milk‘ pada botolnya. Tak tahu mengapa, tetapi saya selalu beranggapan produk yang mengandung susu itu akan lebih enak dan kaya di rasa.

Suatu ketika, produk varian selai Choco Hazelnut & Milk kosong, iseng lah saya coba dua varian rasa lainnya. Dalam hati saya bergumam, “ah palingan juga mirip-mirip lah rasanya, yang penting ada selai cokelat di rumah”. Sampai di rumah, saya coba tuh selai. Dan… ternyata ada perbedaan rasa! Oh ya, sebagai tambahan  informasi, selai cokelat merek Ceres ini impor karena diproduksi oleh perusahan German. Mungkin itulah sebabnya saya mengatakan rasa cokelatnya lebih enak di lidah daripada mesesnya? Pendapat saya sih gitu ya… 🙂

 

CHOCO HAZELNUT

Kemasan. Semua varian selai Ceres memiliki kemasan botol kaca dengan tutup plastik berwarna-warni dan segel alumunium foil. Untuk varian selai yang ini, tutup botolnya berwarna merah dan kebetulan saya membeli varian ini yang berukuran 200 gram. Kemasan botolnya berbahan plastik, bukan botol kaca seperti pada kemasan 350 gram. Saat membeli, saya baru tahu kalau selai Ceres ada yang berukuran kecil. Entah hanya varian ini saja atau varian lainnya ada versi kecilnya juga. Setahu saya, varian Choco Hazelnut & Milk yang saya beli jarang terlihat kemasan kecil 200 gram.

Rasa dan Tekstur. Saya membahas tekstur karena selain terdapat perbedaan rasa, ada perbedaan tekstur selai juga. Untuk varian selai Choco Hazelnut, tekstur selainya paling padat di antara ketiga selai lainnya. Selai cenderung sedikit sulit dioles dan diratakan pada roti tawar. Dari segi rasa, Choco Hazelnut memiliki rasa cokelat klasik pada umumnya. Dibandingkan dengan varian lainnya, Choco Hazelnut yang memiliki rasa paling manis khas cokelat.

Harga. Varian Choco Hazelnut ukuran 200 gram harganya sekitar 25 – 30 ribu Rupiah. Sedangkan untuk ukuran 350 gram harganya sekitar 41 – 44 ribu Rupiah. Ada kemasan 400 gram juga, tetapi saya kurang tahu harganya karena jarang tersedia di supermarket.

 

DOUBLE HAZELNUT

Kemasan. Seperti ketiga varian lainnya, kemasannya berbotol kaca lebar dengan segel alumunium foil di dalam penutupnya. Botolnya kaca karena saya membeli ukuran 350 gram. Untuk varian selai Double  Hazelnut, tutup botolnya berwarna cokelat tua.

Rasa dan Tekstur. Dari segi tekstur, varian Double Hazelnut yang paling mudah dioles dan diratakan. Teksturnya tidak terlalu padat, namun tidak terlalu encer. Pas dan seperti ada minyak-minyaknya. Dari segi rasa, Double Hazelnut memiliki perpaduan rasa coklat dan kacang hazelnut. Rasa kacangnya beneran terasa kok. Rasa manisnya juga pas dan tidak terlalu berlebihan. Jika dibandingkan dengan merek selai cokelat lain, rasa selai Double Hazelnut Ceres ini sekilas mirip dengan selai cokelat merek Nutella.

Harga. Harga varian selai cokelat Ceres varian ini untuk ukuran 350 gram sekitar 45 – 48 ribu Rupiah. Harganya sedikit lebih mahal dari varian Choco Hazelnut.

 

CHOCO HAZELNUT & MILK

Kemasan. Masih sama seperti varian lainnya, kemasan yang membedakan adalah tutup botolnya yang berwarna kuning. Selain itu, perbedaan mencoloknya adalah warna selai yang terlihat pada botol kaca bening, strip cokelat dan putih.

Rasa dan Tekstur. Dari segi tekstur, varian Choco Hazelnut & Milk berada di tengah-tengah di antara kedua varian lainnya. Teksturnya bisa dikatakan cukup padat. Namun, saat dioles dan diratakan pada roti masih lebih mudah dibandingkan varian Choco Hazelnut. Dari segi rasa, varian ini memiliki perpaduan rasa manis cokelat yang lebih didominasi oleh manis susu vanilla, dan sedikit rasa manis cokelat putih. Penyuka makanan manis mungkin akan suka dengan varian ini. Dikatakan manis banget sih iya, namun lebih ke arah manis yang lembut.

Harga. Untuk harga ukuran 350 gram, varian Choco Hazelnut & Milk ini sama dengan varian Double Hazelnut, yaitu sekitar 45 – 48 ribu Rupiah.

 

JADI, VARIAN SELAI CERES MANA YANG PALING ENAK?

Jawabannya adalah tergantung selera rasa cokelat selai seperti apa yang kalian suka.

Apakah lebih suka rasa cokelat yang cokelat banget seperti pada Choco Hazelnut? Atau lebih suka dengan rasa cokelat kekacang-kacangan? Atau cokelat manis susu? Sebab, dari ketiga varian selai Ceres tersebut, semuanya enak dan memiliki ke-khas-an rasa yang memang berbeda. Saya dan keluarga saja memiliki varian favorit yang berbeda-beda. Saya lebih suka varian Choco Hazelnut & Milk, suami lebih suka Choco Hazelnut, anak saya Syara suka semua rasa terutama Double Hazelnut, dan anak bungsu saya cenderung lebih suka Choco Hazelnut & Milk seperti saya. So, yaa keputusan lebih enak yang mana tergantung oleh selera lidah kalian. Hehehe.

Catatan penting sebelum membeli, bagi yang concern akan label halal pada selai, selai cokelat Ceres ini belum terlampir label Halal. Walaupun demikian, setelah cek kandungan ingredients-nya tidak ada bahan-bahan yang tidak halal. Menurut saya, hal ini terjadi mungkin karena kebijakan label halal di negara produsen, mengingat selai Ceres ini masih merupakan selai impor.

Baiklah, sekian tulisan saya tentang selai cokelat Ceres. Semoga tulisan saya bermanfaat dan bisa membantu kalian memutuskan selai Ceres mana yang akan dibeli. Saran saya sih, coba saja semua rasa biar tidak penasaran! Hihi.

Terima kasih telah berkunjung dan membaca blog saya.

Salam Hangat,

Ika

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *