Hotel Story: NOVOTEL CITYGATE HONG KONG

Hello Readers !

Cukup lama saya tidak menulis di topik ‘Hotel Story’. Berhubung beberapa bulan yang lalu saya dan keluarga plesir ke Hong Kong, kali ini saya kembali menulis topik tersebut. Saya akan bercerita tentang pengalaman menginap di hotel yang ada di Hong Kong.

Seperti pengalaman liburan sebelumnya, saya dan keluarga tidak hanya menginap di satu hotel. Dengan kata lain pindah ke hotel lain. Untuk 5 malam, saya sekeluarga hanya 2 kali pindah. Hotel yang saya akan ceritakan sekarang adalah hotel pertama yang saya sekeluarga tempati saat tiba pertama kali di Hong Kong. Hotel itu adalah Novotel Citygate Hotel.


Baca Juga : HOLIDAY INN EXPRESS CAUSEWAYBAY


MENGAPA PILIH NOVOTEL CITYGATE?

As we know, hotel bintang 4 ini termasuk dalam grup Accor di mana saya memiliki asumsi bahwa hotel di bawah naungan Accor grup itu bagus. Dilihat dari score dan review tamu di Traveloka, Agoda, maupun Tripadvisor pun sangat baik. Namun, hal di atas bagi saya adalah alasan umum. Alasan yang lebih spesifik adalah karena lokasi hotel.

 

 

Lokasi Novotel berada di Lantau Island. Lantau Island yang berada di paling ujung negara Hong Kong. Dikatakan jauh dari pusat kota dan pusat atraksi wisata Hong Kong ya memang benar. Namun, untuk tujuan tertentu lokasi Novotel ini lokasi emas.

 

Pemandangan yang terlihat dari dalam kamar saya. Klik foto untuk memperbesar gambar.

 

DEKAT DENGAN BANDARA HONG KONG INTERNASIONAL

Ketika saya memutuskan untuk memilih Novotel adalah karena jadwal tiba pesawat di HKIA yang sudah larut malam. Kalau tidak salah kereta juga sudah tidak ada. Lagipula hari sudah malam, anak-anak harus segera istirahat dan koper yang saya sekeluarga bawa juga sangat berat. Naik bus sepertinya juga agak sedikit merepotkan, sudah malam juga kan. Mau tidak mau kalau kondisi seperti itu harus pakai taksi.

 

Malam hari di tempat antrian taxi di Bandara Internasional Hong Kong.

 

Perlu kalian tahu bahwa taksi di HK mahal. Ongkos taksi dari Bandara ke tengah kota seperti Kowloon atau Hong Kong Island bisa mencapai 1 juta. Berhubung jarak Novotel dari HKIA sangat dekat, sekitar 10 menit lah, jadi ongkos taksinya masih tergolong tidak mahal, sekitar 150 ribu-an (65HKD++) sudah termasuk biaya bagasi. Ya, taksi di Hong Kong memberikan beban biaya tambahan untuk setiap barang bawaan yang diletakkan di bagasi.

 

TERKONEKSI LANGSUNG DENGAN STASIUN MRT TUNG CHUNG DAN CITYGATE OUTLET

Saya dan suami lebih suka menggunakan transportasi umum seperti MTR/MRT atau bus saat berlibur ke luar negeri. Selain lebih murah, agar bisa merasakan transportasi umum di negara orang. Tujuan lain, anak juga dapat terbiasa menggunakan transportasi umum baik saat liburan, maupun kegiatan sehari-hari di negara sendiri.

Nah, poin plus dari Novotel yang berkaitan dengan transportasi umum adalah lokasinya yang langsung terhubung dengan stasiun MTR Tung Chung. Tidak perlu berjalan kaki jauh, keluar lobby hotel, turun beberapa lantai langsung deh ketemu stasiunnya. Bagi saya sekeluarga itu adalah hal yang sangat menguntungkan. Sejauh apapun dari pusat kota, jika dekat dengan stasiun MTR itu sudah sangat memudahkan untuk mobile.

 

 

Selain terkoneksi dengan stasiun MTR, bangunan Novotel langsung menyatu dengan pusat perbelanjaan Citygate Outlet. Mau cari makanan sangat mudah. Banyak sekali tempat makan dan ada supermarket, bahkan McDonalds pun ada! Bagi yang gemar berbelanja barang branded, terutama sepatu, di sana lengkap dengan harga barang di Citygate Outlet yang lebih murah dari di Indonesia. Bahkan SASA, tempat belanja makeup, sudah terlihat di depan mata ketika selangkah keluar dari area lobby hotel.

DEKAT DENGAN DISNEYLAND

Ini dia yang paling krusial, Hong Kong Disneyland. Disneyland adalah tujuan utama saya sekeluarga berlibur di Hong Kong. Hal tersebut memaksa saya berpikir hotel mana yang terdekat dengan Disneyland yang disertai akses mudah transportasi ke manapun (baca: MTR). Lalu jawaban terbaiknya adalah Novotel Citygate ini.

 

Menuju Disneyland dengan MTR dengan desain khusus, kepala Mickey. Rutenya sangat mudah, MTR Tung Chung-Sunny Bay-Disneyland Resort. Semua MTR dari berbagai stasiun di HK akan turun di MTR Tung Chung jika ingin menuju Disneyland Park.

 

Mengapa harus cari yang terdekat dengan Disneyland?

Mengapa bukan pilih hotel di sekitar Disneyland Resort yang nyatanya sangat sangat dekat dengan themes park?

Well, saya akan menjelaskan sedikit panjang. Seperti yang kalian tahu, saya pergi dengan dua anak balita. Saya ingin kedua anak saya puas bermain seharian di themes park tersebut. Dari pagi, mulai taman dibuka sampai taman tutup malam hari. Itu artinya harus berangkat lebih awal, juga untuk menghindari antrian mengular di gerbang masuk. Tempat penginapan yang jauh dari Disneyland harus memakan waktu yang lebih lama untuk tiba di sana. Mau tidak mau anak harus bangun lebih pagi ya kan? Nah, itu yang saya tidak mau. Saya ingin waktu yang lebih longgar, tidak perlu bangun lebih pagi. Begitu juga saat pulang dari taman malam hari, ingin anak-anak segera tiba di hotel untuk beristirahat. Pilihannya adalah menginap di hotel yang dekat dengan Disneyland.

 

Bangunan hijau di belakang ini adalah stasiun MTR Disneyland Resort. Pulang dari taman, kami juga naik MTR. Rutenya sama, hanya dibalik saja.

 

Hotel terdekat memang berada di kawasan Disneyland resort itu sendiri. Kalau tidak salah ada sekitar 3 hotel di sana. Namun, akses transportasi umum di sana terbatas. Sepertinya agak lumayan jauh juga mencapai stasiun MTR Disneyland Resort kalau jalan kaki dari hotel. Intinya terbatas untuk mobile ke tempat lain. Nah, dari situlah mengapa saya lebih memilih Novotel Citygate ketimbang Hotel di Disneyland Resort.

 

DEKAT DENGAN STASIUN CABLE CAR NGONG PING

Tempat wisata di area Lantau Island yang saya tuju tidak hanya Disneyland. Mencoba menaiki cable car untuk melihat Giant Buddha Statue di Ngong Ping menjadi tujuan utama ke dua setelah Disneyland. Beruntungnya menginap di Novotel Citygate ini adalah hanya perlu berjalan kaki sekitar 5 menit menuju stasiun cable car. Dekat banget!

 

Foto diambil dari stasiun cable car di dekat Citygate Outlet. Gedung putih dengan bulatan merah di atasnya adalah stasiun MTR Tung Chung, dimana stasiun terkoneksi langsung dengan Novotel. Jaraknya cukup dekat, kan?

 

Foto diambil setelah kami selesai menaiki cable car. Dari arah stasiun cable car menuju Novotel hanya cukup dengan berjalan kaki, bisa masuk melewati stasiun MTR Tung Chung atau Citygate Outlet.

 


TIBA DI HOTEL

Saya dan keluarga tiba di Novotel Citygate sekitar pukul 1 malam waktu setempat. Ketika datang, saya sekeluarga di sambut oleh dua orang front desk staff, seorang perempuan dan seorang lagi laki-laki bule bukan orang Cina. Sudah larut malam, namun staff laki-laki bule tersebut, saya tidak tahu namanya, masih menyambut kami dengan ramah bahkan menyapa dan mengajak bercanda anak saya.

 

Resto hotel.

 

DEPOSIT FEE

Proses check-in berjalan lancar. Kamar sudah ready sesuai request, begitu pula dengan deposit. Ya, Novotel Citygate memberlakukan biaya deposit. Biaya deposit yang harus dibayarkan per malam adalah sebesar 800 HKD. Biaya deposit dapat dibayarkan secara cash maupun dengan credit card. Untuk pembayaran cash, tamu dapat menggunakan mata uang HKD, USD atau RMB.

Soal biaya deposit tersebut sudah saya ketahui jauh hari sebelum kami tiba di Hong Kong. Pihak Novotel memberikan informasi mengenai ketentuan deposit yang dikirimkan melalui email saat saya mengkonfirmasi pesanan. Namun, saya agak keberatan dengan hal tersebut, mengingat durasi stay di sana adalah 3 malam. Itu artinya biaya yang harus dikeluarkan di awal untuk deposit adalah 2400 HKD.

Bagi saya dan suami, biaya itu sangat besar walaupun akan dikembalikan nanti saat check out. Saya utarakan keberatan membayar 2400HKD di awal dan meminta untuk membayarkan uang deposit per hari setiap hari selama 3 malam. Ternyata pihak hotel memberikan penawaran lebih ringan yang langsung saya setujui dan konfirmasi via email, yaitu tidak perlu membayar deposit.

Jika tamu keberatan membayar biaya deposit, tamu diperkenankan untuk tidak membayar deposit, dengan syarat minibar yang ada di dalam kamar dikunci.

So, saat check in, saya tunjukkan isi email kepada si front desk bule itu. Dia pun tidak mempermasalahkan jika tidak mau membayar deposit dan nanti ada petugas yang akan mengunci mini bar terlebih dahulu sebelum saya sekeluarga masuk ke dalam kamar. Tetapi faktanya, sampai saya check out pun minibar tidak di lock atau di ambil satupun oleh petugas. Lengkap termasuk wine yang ada di bawah meja tv. Hahaha. Mungkin mereka lupa atau ada alasan lainnya?

 

TARIF KAMAR

Sama seperti di Singapore, tarif hotel per malam di Hong Kong juga cukup mahal. Bahkan di area tertentu harganya sangat tinggi. Saat mencari penginapan di Hong Kong untuk bulan April 2019, tarif normal satu malam menginap di Novotel Citygate dimulai dari 2.5 juta rupiah (kamar tipe standar) tanpa paket sarapan.

 

Ketika tiba di depan pintu kamar, saya lega dan senang rasanya karena ukuran kamar tipe standar di Novotel ini tidak ‘mini’.

 

Nah, tipe kamar yang saya tempati April kemarin adalah standard room seharga 2.2 juta-an per malam dan tanpa paket sarapan. Saya memesannya sejak 5 bulan sebelum keberangkatan melalui aplikasi tiket dot com. Harga tersebut sudah tergolong harga termurah untuk bulan April. Lalu, anak-anak dikenakan charge atau tidak? Jawabannya adalah tidak, mungkin karena kedua anak saya masih berusia dibawah 5 tahun.

 

 


STANDARD ROOM WITH QUEEN BED

Jangan tanya kenapa saya hanya pilih kamar standar. Jawabannya sudah jelas karena itu tipe kamar termurah! Hahaha. Namun, jangan berpikir kalau kamar ini jelek, berukuran kecil seperti kebanyakan hotel lain di Hong Kong, fasilitas kamar yang minim dan lain sebagainya. Salah besar deh kalau berpikir seperti itu. Kamar tipe standar di Novotel Citygate ini bagus dengan ukuran kamar 28 m² yang lumayan besar dan fasilitas kamar yang juga cukup lengkap. Tidak hanya fasilitas dan size kamar saja yang membuat saya sekeluarga senang, view yang didapat dari kamar kami di lantai 7 bagus banget!

Sekilas di awal, kamar ini terlihat seperti kamar hotel jadul karena bentuk furniture lemari, meja dan dipan kayunya yang berwarna klasik coklat tua. Namun, saat melihat bentuk area kamar mandinya ternyata berkonsep cukup moderen. Selama saya menginap 3 malam di sini, saya sekeluarga nyaman dan tanpa ada keluhan. 🙂

 

AREA TIDUR

Kalau saya menceritakan tentang hotel yang pernah saya singgahi, saya biasanya akan membahasnya per bagian yang ada di dalam kamar. Mulai dari area ruang tamu (jika ada), area tidur, area kamar mandi dan area balkon (jika ada). Nah, ini yang saya bahas di bab ini adalah area tidur. Area untuk tidur tentunya ya, masa untuk mandi :).

Di mulai dari size tempat tidur di kamar tipe standar yang saya tempati adalah queen. Namun, tersedia juga pilihan twin bed untuk tipe kamar ini. Ukuran kasur bisa dipilih saat mereservasi hotel ya. Kiri-kanan terdapat night side table, yang menurut saya memang kesatuan dari dipan kasurnya. Materialnya dari kayu dengan coklat klasik. Semua furniture dalam keadaan sangat bersih dan terawat.

Back to bed size topic, Queen size untuk saya sekeluarga berempat sih cukup ya. Mereka bahkan menawarkan baby cot secara gratis saat saya mengkonfirmasi pesanan saya via email. Namun saya menolak karena anak saya tidak terbiasa tidur di baby cot.

Berbicara soal kenyamanan tempat tidur, kenyamananya sudah sangat baik. Selain furniturenya bersih dan terawat, bedding set-nya juga sangat bersih tanpa noda dan kasurnya pun empuk. Secara keseluruhan tidak hanya pada tempat tidur, kamarnya bersih dan sangat nyaman. 🙂

 

KAMAR MANDI

 

 

Kesan pertama yang saya lihat dari bentuk kamar mandinya adalah sangat modern. Bentuk kamar mandi di Novotel ini terpisah bagian menjadi area toilet, area mandi dan area wastafel untuk berdandan. Bentuk kamar mandinya pun open, tidak diberi sekat antara area tidur dan kamar mandi. Jika dilihat sekilas, bentuk area toilet dan area mandi yang terpisah mirip dengan Mercure Hotel yang ada di Singapura. Ukuran area toiletnya sama kecilnya dan lantainya lumayan bersih. Sedangkan untuk area mandinya, ukurannya sedikit lebih besar dan disediakan juga alas karet agar tidak tergelincir.

 

Area TOILET

Size ruangan khusus toilet ini sekitar 1×1 m atau bahkan kurang dari itu. Hmm, yang jelas ukurannya sama dengan closet duduknya. Closet duduknya tanpa disertai washer. Hanya ada tissue gulung.

 

Area MANDI

 

Size ruangan khusus mandi ini kecil namun lebih besar dari area toilet. Di dalamnya dilengkapi dudukan yang menurut saya berguna bagi lansia atau disabilitas yang tidak mampu berdiri lama. Jenis showernya ada 2, yang berselang dan tipe rain shower. Air panas pada shower keduanya berfungsi dengan baik, dan tidak ada keran yang bocor. Keadaan lantai kamar mandi juga bersih.

 

Area WASTAFEL

 

Ruangan untuk mencuci tangan dan berdandan ini terbuka dan menyatu dengan ruangan tidur, tepatnya bersebelahan dengan kasur. Keramik wastafel sangat bersih, begitu juga dengan rak dan laci di bawahnya. Penerangannya pun sangat baik, tidak redup berwarna kuning (terkadang lampu di depan cermin itu ada yang redup dan gelap).

 

FASILITAS PENUNJANG LAINNYA DI KAMAR

Fasilitas atau perlengkapan yang ada di kamar menurut saya cukup lengkap. Mulai dari perlengkapan basic untuk minum kopi dan teh, kulkas, perlengkapan mandi, hair dryer, deposit box, meja setrikaan, payung besar, bath robe, slipper, cermin cembung, free wifi hingga jam analog pun ada. Di kamar ini juga disediakan meja kerja beserta kursi.

 

 


SWIMMING POOL

Novotel Citygate ini dilengkapi juga dengan fasilitas kolam renang. Lokasinya seingat saya antara lantai 3 atau 5. Bentuk kolam renangnya outdoor dengan view hijaunya pepohonan dan pegunungan. Gak hanya pemandangannya yang bagus sih, menurut saya desainnya juga cantik. Di atas area kolam renang juga terdapat taman yang sepertinya diperuntukkan untuk berjemur (sun bathing) saat musim panas.

View kolam renang dari atas kamar saya di lantai 7. Lihat itu, gerakan air dan daun pohon palem saking kencangnya angin di luar.

 

Saat saya menginap di sana, kolam renang memang sudah dibuka dan bisa dipakai oleh tamu. Namun, anginnya sangat kencang dan airnya sangat dingin, sehingga tidak ada satupun tamu yang menggunakan fasilitas ini, kecuali saya dan keluarga. Hehehe. Fyi, fasilitas kolam renang akan ditutup pada bulan Desember sampai dengan akhir Maret karena udara sedang musim dingin.

 

Pemandangannya bikin adem di mata dan pikiran 🙂

 

Berendem bentar abis itu foto-foto… ups abis itu kembali ke kamar maksudnya. Hehehe. Alhamdulillah anak-anak tetep sehat abis berendem 😀

 

Sepi gak ada yang berenang. Ada satu di ujung sana juga cuma duduk sambil baca buku doang.

 

Siap-siap mau berenang di udara yang dingin. Anggap aja lagi di Lembang hahaha. 😛

 

Saya suka banget deh dengan kolam renang Novotel Citygate ini. Besar dan viewnya itu loh yang bagus 🙂

 

Orang yang ngeliat keluarga saya aneh kali ya. Dingin-dingin berenang. Sampai ada satu keluarga lain datang mau ikutan renang gara-gara ngeliat keluarga saya kali ya. Abis itu balik lagi gak jadi renang karena angin dan air dingin banget. Hehehe.

 


ADA SHUTTLE BUS

Novotel Citygate ini menyediakan free shuttle bus loh, dari atau ke bandara. Sayangnya jam operasionalnya hanya sampai pukul 11 malam. So, saat saya tiba di Hong Kong, shuttle bus terakhir dari Novotel sudah tidak beroperasi.

 

Suasana lobby hotel siang hari. Eskalator di sisi kanan adalah eskalator yang langsung menuju mall (Citygate Outlet). Keluar dari pintu di seberang sana juga langsung menuju Citygate Outlet. Klik foto untuk memperbesar gambar.

 


SO, WOULD I RECOMMEND NOVOTEL CITYGATE?

Of course, YES i would.

 

Klik foto untuk memperbesar gambar.

 

Menurut saya, hotel ini termasuk tipe hotel yang cocok untuk ditempati oleh keluarga terutama yang membawa balita. Contoh kecilnya adalah mereka dapat menyediakan baby cot secara gratis jika membutuhkannya. Mencari makan dan kebutuhan lainnya di sini pun sangat mudah karena dikelilingi oleh pertokoan – walaupun hotel ini tidak berada di pusat kota.

Hal lain yang membuat saya merekomendasikan hotel ini selain faktor lokasi adalah pelayanan staff hotel yang ramah. Mulai dari cleaning service sampai front desk. Bahkan saat check out, saya tidak tahu posisi dia apa, seorang staff yang juga berwajah bule membantu saya sekeluarga mencarikan taksi dan mengangkat koper. Sepele namun berkesan. 🙂

 

 

Oke, sekian hotel story kali ini. Semoga bermanfaat dan mohon maaf jika ada kata yang tidak sengaja menyinggung pihak tertentu. Terakhir, jika ada pertanyaan seputar hotel ini, kalian bisa tulis dikolom komen.

Thank you for visit and reading my blog!

Best Regards, 💋



6 thoughts on “Hotel Story: NOVOTEL CITYGATE HONG KONG”

  • Revoewnua lemglap banget mbak, plus foto-foto yang keten. Sangat membantu saya mengetahui seperti apa hotel tersebut

    • Hi Mbak Utari.. terima kasih Mbak sudah mengunjungi blog saya. Iya Mbak sengaja lengkap biar ada gambaran dalam kamarnya itu seperti apa krn selama ini saya kalau nyari review hotel juga pengennya yang lengkap fotonya hehe. 🙂

  • Uhlala Hongkong yah,mbak. Aku berencana untuk liburan ke Hongkong tapi masih mikirin juga nih untuk akomodasinya. Beberapa referensi memang di Hongkong ini lumayan mahal untuk urusan penginapan yah. Ini Novotel nya lumayan bagus sih yah,mbak. Kolam renang nya itu kok menggoda juga untuk menyebur,hehehe

    • Hi Mbak Ririn.. hehe bnr bgt hotelnya mahal-mahal. Oiya, Klo ga ada tujuan ke Disneyland kayanya ga prlu nginep daerah sini MBak aplg byk maen di pusat kota.. Iya kolam renangnya enak… lbh enak nginep di sini bulan Juni mgkn ya. Katanya bulan Juni kan sudah panas ketimbang saya kemarin airnya udah macam di Lembang nih Mbak hehehe..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *