Hotel Story : HOLIDAY INN EXPRESS CAUSEWAY BAY

Hello Readers !

Hotel yang saya ceritakan di Hotel Story kali ini masih berada di Hong Kong. Hotel ini adalah Holiday Inn Express. Holiday Inn Express menjadi hotel kedua yang saya tempati bersama keluarga dalam rangka liburan di Hong Kong pada bulan April lalu. Tanpa berlama-lama, mari kita baca ceritanya yuk. Selamat membaca! 🙂

***

FROM LANTAU ISLAND TO HONG KONG ISLAND

Setelah tiga malam menginap di NOVOTEL CITYGATE di Lantau Island, saya dan keluarga pindah hotel ke area Hong Kong Island. Pindah hotel untuk mendapat suasana baru, terlebih dari Lantau yang terkesan sepi kemudian pindah ke HK Island yang sekitarnya terlihat sibuk dan ramai.

 

Foto diambil dari dalam taksi saat baru tiba di Central Hong Kong Island.

 

Di HK Island, Saya memutuskan untuk menginap di daerah Causeway Bay. Salah satu alasan memilih Causeway Bay sebagai tempat menginap adalah rasa penasaran saya akan daerah ini yang katanya ramai lalu-lalang orang dan penuh pertokoan barang branded – ya walaupun gak ada niat belanja juga sih, hehe. Pilihan hotel di daerah sini cukup banyak dan tentunya dengan tarif per-malam yang gak bisa dibilang murah. Setelah dipilah dan dipilih dengan pemikiran yang matang, akhirnya Holiday Inn Express Causeway Bay lah pemenangnya untuk ditempati oleh saya dan keluarga! Hehehe.

 

Sekitar Times Square Mall, Causeway Bay.

MENGAPA PILIH HOLIDAY INN EXPRESS CAUSEWAY BAY?

Sebagai informasi umum, hotel Holiday Inn Express Causeway Bay yang saya tempati ini merupakan hotel bintang 3. Reputasi hotel ini juga cukup oke lah karena Holiday Inn Express sudah ada dimana-mana di berbagai negara. Bagi saya dan suami, hotel yang sudah punya ‘nama’, menjadi bahan pertimbangan kami berdua untuk dipilih. Rusaknya reputasi salah satu cabang hotel di suatu negara mungkin akan berdampak pada cabang hotel di negara lainnya. Gitu sih..

 

 

Hmm, tapi kok tumben nginep di hotel bintang 3?

Singkatnya, hotel ini harganya paling lumayan masuk budget di antara hotel di Causeway Bay yang cukup mahal. Hehe. Ya, maunya sih bintang 4 ya, hahaha. Ya, karena pasti ada perbedaan fasilitas antara bintang 3 dan bintang 4. Namun, sebenarnya saya dan keluarga sih tidak mematok harus selalu menginap di hotel bintang 4 atau di atasnya untuk case tertentu. Hotel bintang 3 juga oke-oke saja, asalkan reputasi bagus dan ada swimming pool karena anak-anak suka berenang. Tetapi, tidak menutup kemungkinan juga hotel bintang 3 tanpa swimming pool tetap kami pilih seperti hotel Holiday Inn Express ini. Saya berpikir agenda jalan-jalan di HK Island lebih banyak dan ‘sibuk’ daripada di Lantau. So, kayanya gak akan sempat nikmatin fasilitas swimming pool juga sih kalaupun memang ada.

 

LOKASI HOTEL BERSEBELAHAN DENGAN TIME SQUARE MALL CAUSEWAY BAY

Lagi-lagi soal lokasi, alasan kuat saya memilih hotel ini adalah karena bersebelahan persis dengan pusat keramaian dan perbelanjaan di Time Square Mall Causeway Bay. Artinya apa? Gak hanya bisa belanja atau window shopping dan menikmati ramainya pengunjung yang mondar-mandir, tetapi menemukan tempat jajanan makanan, toko obat maupun ATM menjadi lebih mudah!

 

Makan rendang ditemani view gedung Times Square Mall dari balik tirai jendela kamar.

 

LOKASI HOTEL SANGAT DEKAT DENGAN MTR CAUSEWAY BAY

Nah ini nih, lokasi stasiun MTR yang sangat dekat membuat hotel Holiday Inn Express sebagai pilihan utama untuk saya pilih. Hotel ini dekat dengan stasiun MTR Causeway Bay.

Penting sekali bagi saya dan suami memilih lokasi hotel yang sangat dekat dengan stasiun MTR karena kami berdua memang memutuskan berjalan-jalan di HK dengan transportasi ini. Terlebih karena membawa dua anak yang masih balita, yang memerlukan akses transportasi umum terdekat dan termudah. Beruntungnya, lokasi hotel menuju stasiun MTR Causeway Bay itu SANGAT SANGAT DEKAT. Ga sampai 5 menit jalan kaki pun sudah tiba di stasiun MTR Causeway Bay.

 

Gedung berwarna krem di seberang adalah gedung Times Square Mall sekaligus stasiun MTR bawah tanah Causeway Bay.

 

Dari hotel cukup berjalan kaki ke dalam Time Square Mall selama (gak sampai) 5 menit dan ikuti petunjuk (seingat saya, stasiun berada di 2 lantai di bawah lantai lobby mall). Ya, stasiun ini lokasinya memang berada di dalam mall. Sama seperti MTR Tung Chung yang ada di dalam Citygate Outlet. Mudah dan dekat banget kan?

 

Foto di taman depan Times Square Mall.

 

Gak hanya stasiun MTR saja sih, akses Urban Taxi pun sangat mudah kok. Di depan hotel, taxi berwarna merah ini selalu ada dan berlalu-lalang. Tinggal melambaikan tangan untuk meminta berhenti, taxi pun berhenti tepat di depan hotel.

 

LOKASI HOTEL DIKELILINGI BERBAGAI TOKO YANG MENJUAL OLEH-OLEH

Kalau berencana membawa oleh-oleh dari HK itu kosmetik, obat-obatan atau snack, gak perlu jauh-jauh sampai ke daerah Kowloon. Di sekeliling Holiday Inn Express Causeway Bay ini juga banyak kok. Tinggal jalan kaki ke blok-blok sekeliling hotel saja dan kalian bisa temukan barang-barang tersebut untuk dijadikan oleh-oleh.

 

Kawasan pertokoan di sekitar jalan Jardines, Causeway Bay.

 

 

TARIF MENGINAP SUDAH TERMASUK PAKET SARAPAN

Faktor utama adalah lokasi dan yang kedua adalah harga atau tarif menginap per malam. Jelas. Siapa sih yang tidak mempertimbangkan faktor harga saat memilih hotel? Keluarga Nia Ramadhani Bakrie mungkin tidak ya hehe. Namun, bagi saya sebagai rakyat biasa, tentunya faktor ini sangat diperhitungkan.

 

 

Saya memilih Holiday Inn Express Causeway Bay ini salah satunya karena harganya yang masih ‘affordable’ dengan lokasi hotel yang – bisa saya kasih score 10 mungkin – bagus karena lokasi sangat strategis. Affordable di sini untuk sekelas bintang 3 yaa cukup mahal sih. Tetapi, harga yang saya bayarkan sekitar 1.6 juta per-malam (harga tersebut didapat setelah mendapat potongan harga dari aplikasi TIKET) termasuk paket sarapan itu terbilang masih cukup murah, untuk di HK loh ya bukan di Indonesia. Ya karena itu lah saya memilih hotel ini.

 

Salah satu restoran yang ada di HIEX Causeway Bay. Restoran ini berada di samping kanan resepsionis. Namun, ini buka restoran tempat kami sekeluarga sarapan.

TIBA DI HOTEL

Hari itu, saya dan keluarga tiba di hotel pukul 11.45 pagi. Dari Novotel Tung Chung ke Holiday Inn Express Causeway Bay naik taxi berwarna merah dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. Tarif taksi dari Novotel ke Holiday Inn Express Causeway Bay hampir satu juta rupiah, sudah termasuk biaya bagasi. Mahal ya! Skip soal biaya taksi, lanjut soal hotel. Hehe. Setelah 45 menit perjalanan, taksi yang kami tumpangi berhenti persis di depan hotel (ya iyalah masa depan mall! Hahaha :p ).

 

Gigitin apa sih, Dek?

 

Saat tiba di depan pintu masuk, saya tidak melihat lobby hotel. Saya hanya melihat tangga eskalator dan sebuah toko kue di dalamnya. Ya, lobby hotel ada di lantai atas dengan menggunakan eskalator. Bagi yang membawa koper besar dalam jumlah banyak, jangan khawatirkan soal eskalator. Di samping tangga eskalator dan toko roti, ada lorong dan trolly untuk meletakkan koper agar mudah dibawa. Jalan selangkah lagi di dalam lorong tersebut, ada lift yang akan membawa tamu menuju lantai lobby hotel.

Tiba di lobby hotel ternyata cukup ramai. Saya tak mengira akan ramai karena di depan pintu masuk sepi, begitu pun toko rotinya. Lobby Holiday Inn Express ini kecil. Di samping kiri ada beberapa kursi dan rak yang berisi majalah beserta maps HK Island. Di samping kanannya terdapat restoran kecil yang awalnya saya mengira itu adalah restoran untuk sarapan besok, ternyata bukan.

 

Lobby hotel di malam hari.

 

Saya dan suami disambut oleh ekspresi front desk staff yang biasa saja. Dikatakan ramah pun tidak, dikatakan jutek juga ya biasa saja. Dapat dikatakan ekspresinya flat, no basa-basi. Sangat jauh berbeda dengan hotel sebelumnya. Namun, hal itu tidak menjadi masalah sepanjang proses check-in lancar tanpa hambatan. Hehe.

 

BIAYA DEPOSIT

Hampir semua hotel di HK yang saya tanyakan melalui email memberlakukan peraturan deposit, tak terkecuali dengan Holiday Inn Express Causeway Bay. Informasi yang saya peroleh melalui email dari pihak hotel, Holiday Inn Express ini menetapkan biaya deposit sebesar 500HKD per malam. Lebih murah jika dibandingkan dengan Novotel Citygate sebesar 800HKD per malam. Namun, lagi-lagi saat check-in, staff bagian check-in ini mengatakan tidak perlu membayar deposit. Padahal saya tidak request apapun via email dan menyetujui untuk membayar deposit. Apakah karena saya membayar lunas (bukan kartu kredit) melalui tiket(dot)com ya? Ngaruh gak sih? Hmm…

 

LORONG HOTEL SEMPIT

Langsung saja saat suami telah menerima kunci kamar, kami sekeluarga beranjak dari lobby menuju kamar. Lift yang digunakan untuk menuju kamar berbeda dari lift yang digunakan sebelumnya saat datang menuju lobby pertama kali. So, bagi yang akan menginap di sini jangan sampai keliru ya.

 

Luas lorong di depan restoran sama dengan ukuran luas lorong menuju kamar.

 

Saat lift terbuka, pemandangan lorong atau korider sudah terlihat. Sangat sempit. Saat itu saya dan suami masih membawa trolly pengangkut koper. Ukurannya tentu besar dan sudah dapat dipastikan jika ada trolly milik cleaning service tidak akan muat. Tidak akan bisa dilalui terkecuali salah satu harus ada yang mengalah untuk minggir. Pengalaman kemarin, karena ada trolly cleaning service, trolly yang kami bawa pun jadi tidak bisa lewat. Ya kan karena sempitnya lorong tersebut. Anehnya, petugas itu mengetahui kami akan melewatinya namun, seperti enggan untuk meminggirkan troli-nya. Di ajak berbicara bahasa Inggris pun tidak bisa saat saya bilang “permisi”. Tetapi akhirnya dia mau minggirin troli-nya juga! Hehe.

Oh ya, ngomongin soal cleaning service di hotel ini, saat saya dan keluarga keluar lift hingga menuju kamar, petugas cleaning service terlihat menggerutu terus menerus. Dan.. ada kejadian yang menurut saya kurang elok dilakukan oleh petugas tersebut. Saya melihat petugas tersebut tidak mengetuk pintu kamar tamu terlebih dahulu sebelum masuk kamar. Ia langsung membuka kamar tanpa peduli ada orang atau tidak. So, saat salah satu kamar yang ia buka tanpa mengetuk pintu, tamu dalam kamar terdengar sangat marah hingga tamu tersebut menutup pintunya lagi dan menolak kamarnya dibersihkan. But, alhamdulillah hal ini tidak terjadi selama saya menginap sih. Petugas tetap mengetuk pintu kamar sebelum kamar dibersihkan.


ROOM WITH QUEEN BED AND SOFA BED

Seperti yang sudah saya katakan di atas, saya membayar tarif menginap per malam di hotel ini sekitar 1.6 juta (harga setelah mendapat potongan melalui aplikasi TIKETdotCom). Harga yang dibayarkan adalah untuk tipe kamar dengan tipe kasur Queen size dan sofa bed yang juga sudah termasuk paket sarapan untuk dua orang.

 

UKURAN KAMAR

Menurut saya dan suami, ukuran kamar yang kami tempati tergolong kecil dengan luas kamar yaitu 21m. Dikatakan sempit memang benar. Namun, masih ada space untuk membuka dua buah koper, yang berukuran 29 inch dan berukuran kabin.

 

 

AREA KAMAR MANDI

Kesan pertama yang saya tangkap saat pertama kali melihat kamar mandi adalah,

“Kok bentuknya begini sih? Jadul?”

Terlihat ‘jadul’ karena terdapat jendela dengan frame pada kamar mandi yang mengarah ke lorong kamar depan lemari pakaian. Desain di dalam kamar mandi juga sedikit terkesan jadul terutama karena jenis dan warna keramiknya, baik dinding maupun lantai.

 

 

Sebenarnya mungkin bukan jadul, lebih tepatnya desain kamar mandi kurang terlihat ‘fancy‘ ya. Hehe. Namun, untuk ukuran kelas bintang 3, ini sudah sangat cukup. Bagian toilet dan shower terpisah, air hangat pun tidak mengalami kendala, peralatan mandi lengkap dan sesuai standar. Untuk kebersihan, menurut saya cukup bersih.

 

 

AREA TIDUR

Kamar yang saya tempati memiliki ukuran kasur queen. Untuk saya dan keluarga, empat orang, cukup kok. Ya ngepas lah yaa. Jenis kasurnya tergolong firm. Tidak terlalu lembut. Pada bagian kiri-kanan tempat tidur terdapat side table standar. Namun, yang saya kurang suka pada bagian ini adalah space kiri dan kanan yang sempit. Sehingga tidak terlalu leluasa untuk bergerak, berlalu-lalang. Haha yaiya lah, fungsinya kan untuk tidur, ngapain juga harus bolak-balik, mondar-mandir turun dari kasur. Hihi. But, yeah itu penilaian saya saja sih. Saya pribadi kurang nyaman dengan space kasur-dinding yang dekat. Sedangkan suami tidak ada masalah dengan hal tersebut.

 

 

Soal kebersihan, nah ini juga saya kurang sreg, menurut saya kurang bersih. Karena lantai di area ini ditutupi oleh karpet, debu akan akan terlihat jelas. Jika kalian menengok kolong tempat tidur dengan disinari penerangan, kalian akan melihat debu dan beberapa barang jatuh yang sepertinya sudah lama berada di tempat tersebut. Hmm… Tetapi, untuk kasur dan bedding set-nya masih oke lah. Kebersihannya masih terjaga, tidak ada noda atau kotoran.

 

 

AREA SOFA BED

Area ini saya namakan area sofa bed karena memang terdapat sofa bed. Hehe. Menurut saya, sofa bed-nya agak kotor. Untuk ditiduri pun agak kurang nyaman. Namun, keberadaan sofa bed ini lumayan untuk menonton tv yang terletak di atas meja kerja. Jadi berasa ada di rumah, nonton tv sambil duduk di sofa.

 

 

Tak hanya meja kerja besar, tersedia juga kursi kerja yang bisa di-adjustable ketinggiannya. Di meja kerja ini terdapat laci untuk meletakkan perlengkapan minum kopi dan teh. Laci di sisi lain terdapat hair dryer, yang biasanya dikebanyakan hotel diletakkan di area kamar mandi. Lumayan bermanfaat meja besar yang ada di kamar ini untuk meletakkan barang-barang dan juga sebagai tempat makan anak-anak.

 


SARAPAN DI HOTEL

Hotel ini tidak ada fasilitas kolam renang sehingga saya skip dan langsung membahas soal sarapan di hotel. Jarang-jarang kan saya membahas menu sarapan di hotel karena kebetulan semua tarif kamar sudah termasuk paket sarapan untuk dua orang. Bagaimana dengan anak? Kedua anak saya masih gratis alias tidak dikenakan tambahan biaya untuk sarapan di resto hotel.

 

 

Restoran tempat saya dan keluarga sarapan bukan berada di lantai yang sama samping resepsionis hotel. Saya lupa berada di lantai berapa. Jelasnya bukan di lobby karena beberapa review yang saya lihat adalah mereka sarapan di restoran yang terletak di lobby samping resepsionis hotel. Restoran yang saya kunjungi untuk sarapan sebenarnya memiliki nama. Namun, saya tidak bisa membacanya dikarenakan menggunakan tulisan huruf China. Hehe.

 

 

Restoran tempat sarapan kecil. Penuh dan padat oleh tamu yang menginap. Walau kecil, meja dan tempat duduknya banyak kok. Jangan khawatir tidak kebagian tempat duduk. Saat tiba depan restoran, pertama kali pasti menginformasikan nomor kamar kepada staff. Kemudian staff tersebut memberikan sebuah besi penanda agar tempat duduk yang sudah kita pilih tidak ditempati oleh tamu lain. Menariknya, area makannya berbeda-beda loh. Ada yang lesehan, ada yang sofa dan ada yang berupa kursi makan biasa. Secara keseluruhan restorannya walau sempit dan padat sangat nyaman. Tidak pengap dan panas karena full ac di dalam ruangan restoran.

 

 

Soal menu sarapan, surprisingly menunya cukup lengkap dan banyak untuk hotel bintang 3. Beneran deh! Biasanya hotel bintang 3 hanya menyediakan roti tawar dan selai, juga nasi goreng dan beberapa lauk. Namun, restoran di hotel ini beragam di mulai dari beberapa jenis roti dan kue, telur rebus, gorengan (nugget, kentang tumbuk, ikan fillet), nasi beserta sayuran dan lauknya, dimsum, sereal, aneka salad dan sausnya juga pilihan beberapa jus, teh dan kopi. Soal rasa? Enak banget! Tak perlu khawatir pula kehabisan karena mereka me-restock ulang makanan yang habis. Pokoknya gak berhenti-henti. Bagi tamu muslim seperti saya, restoran ini tidak memberikan label halal atau non halal. Namun, mereka melabelkan nama makanan dengan sangat jelas. Seperti pengalaman kemarin, terdapat dua jenis sosis. Satu sosis tertulis pork sausage dan satu lagi chicken sausage. Untuk dimsum pun tertulis jelas chicken dimsum.

 


SO, WOULD I RECOMMEND HOLIDAY INN EXPRESS CAUSEWAY BAY?

Hmm, ya, i would.

Bagi saya, hotel ini secara keseluruhan tidak mengecewakan namun tidak juga sangat memuaskan. Cukup nyaman untuk ditempati bersama keluarga, terutama yang membawa balita. Untuk kelas bintang 3, Holiday Inn Express sudah sangat baik, except staffnya. Kelihatan jutek dan ketus. This is my personal opinion ya! Mungkin karena berbeda dengan negara kita yang sering beramah-tamah. Hehehe. Namun, selama saya menginap, saya dan keluarga memang tidak memiliki masalah yang berarti dan sangat mengganggu terkait keramahtamahan staff. Artinya yaa masih dalam tahap fine-fine saja. Setelah merasakan pengalaman menginap selama 2 malam, ada 3 hal yang saya suka dengan hotel ini, yaitu :

Lokasi hotel yang sangat sempurna. Dekat dengan pusat perbelanjaan dan oleh-oleh, juga dekat dengan stasiun MTR.

Makanan sarapan yang enak dan beragam. Selama dua malam menginap, menu sarapan berbeda variasinya setiap hari.

Serta adanya sofabed dalam kamar. Walaupun sedikit kotor, sofa ini berguna jikalau tidur berempat dalam satu kasur dirasa tidak nyaman. Tinggal gunakan alas kain saja untuk menutupi jok kursi. Bantal tambahan pun tersedia di dalam lemari pakaian.

Well, cukup sekian Hotel Story kali ini. Semoga bermanfaat informasi yang saya berikan. Mohon maaf jika ada kata-kata atau penilaian saya yang tidak berkenan kepada pihak tertentu.

Thank you for visit and reading my blog!

Best regards, 💋



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *