BEAUTY,  FASHION & BEAUTY

SEBAMED CLEAR FACE CARE GEL, PENYELAMAT UNTUK KULIT ACNE PRONE

Hello Readers !

Untuk pertama kalinya saya membuat tulisan tentang dunia kecantikan, setelah sebelumnya selalu bercerita tentang liburan dan aktifitas bersama keluarga. Hehe. Namun, perlu digarisbawahi yaa bahwa saya bukan beauty/skin care expert. Tulisan yang saya bagi adalah murni dari pengalaman yang saya rasakan saat menggunakan produk yang akan saya bahas kali ini. Saya senang berbagi hal apapun yang mungkin akan bisa bermanfaat bagi kalian yang membaca. 🙂

***

Seperti yang kalian lihat pada judul, saya akan menceritakan pengalaman saya menggunakan salah satu produk Sebamed dari rangkaian Clear Face yaitu Sebamed Care Gel.

Bagi yang belum tahu, rangkaian Clear Face dari Sebamed ini diperuntukkan untuk perawatan kulit yang rawan berjerawat. Kalau di dalam dunia kecantikan dikenal dengan istilah Acne Prone Skin. Ada beberapa produk dalam rangkaian ini mulai dari pembersih, pelembab, sampai dengan perawatan khusus jerawat yang sedang meradang. Di antara beberapa produk tersebut, saya hanya menggunakan Sebamed Clear Face Antibacterial Cleansing Foam dan Sebamed Clear Face Care Gel. Lalu kenapa sih saya memilih produk Sebamed rangkaian Clear Face?

Sembilan Tahun Dengan Krim Dokter

Sedikit cerita mengenai keadaan kulit saya, dari remaja sampai saat ini, saya memiliki kulit sensitif dan mudah berjerawat. Jenis kulit saya juga kombinasi, berminyak di T-Zone. Pernah menggunakan salah satu pelembab yang dijual di pasaran membuat kulit wajah terutama bagian pipi bruntusan. Sejak saat itu saya tidak berani menggunakan produk skin care yang dijual di pasaran. Saya memilih untuk menggunakan produk perawatan kulit dari dokter kecantikan. Sejak usia sekitar 16 tahun, SMA kelas 1, saya sudah menggunakan krim dokter. Saya menggunakan krim dokter dari Natasha Skin Care. Sebulan setelah menggunakan krim dari klinik kecantikan tersebut, kulit wajah saya mulus seperti semula. Kulit wajah bebas bruntusan, tentu dengan perawatan facial juga tidak hanya mengandalkan krim wajah saja.

Selama sekitar 9 tahun, saya menggunakan krim dari Natasha Skin Care tersebut. Menginjak tahun ke 10 saya memutuskan untuk berhenti dari penggunaan krim-krim Natasha. Saya merasa wajah ini perlu istirahat dan tidak mau ketergantungan lebih lama lagi. Lepas dari krim dokter di Natasha, kulit wajah saya baik-baik saja. Tidak beruntusan maupun jerawatan. Namun, saya juga sadar kulit wajah harus tetap ada proteksi terutama pelembab wajah. Apalagi saya suka berdandan dengan menggunakan foundation dan produk make-up lainnya. Akhirnya saya putuskan untuk mencoba produk skin care yang ada di pasaran. Awalnya saya mencoba produk Wardah seri Acne. Saya pakai pembersihnya, pelembab dan perawatan khusus jerawat yang meradang. Alasannya simpel wardah kosmetik halal dan mungkin komposisinya juga tidak yang aneh-aneh. Padahal kalau dipikir-pikir tidak ada korelasinya antara produk make-up halal dengan komposisi yang tidak aneh-aneh. Tidak aneh-aneh tuh apa coba?! Hahaha. Oh ya seri acne ini juga dijudul pelembabnya ada kata ‘gel’ yang mana saya pikir bagus untuk kulit berjerawat dan kombinasi seperti saya. Maklum minim pengetahuan juga jadi ya mikirnya sesimpel itu (sampai sekarang juga masih minim pengetahuan komposisi produk skin care sih hehe).

Tidak Cocok Dengan Pelembab Wajah Di Pasaran, Wajah Kembali Bruntusan

Selama sekitar 3 bulan-an saya pakai Wardah, wajah mulai menunjukkan gejala pipi beruntusan. Sepertinya tidak cocok dengan produk pelembab berbahan gel nya. Kemudia saya mencoba produk scrub dari rangkaian seri yang sama yaitu Wardah seri Acne, beruntusan malah tambah banyak. Saya pikir akan berkurang ternyata tidak. Informasi yang saya baca katanya kulit acne prone itu tidak cocok jika menggunakan produk scrub. Hmm, bener gak sih??

So, dari pengalaman tersebut saya agak lebih seleksi lagi dalam memilih produk skin care yang sesuai dengan kondisi kulit wajah. Kan sayang ya bertahun-tahun kondisi wajah dirawat eh malah rusak lagi ditambah saya tidak mau lagi menggunakan krim-krim dokter. Takut ketergantungan. Sebelum menemukan produk Sebamed, saya terlebih dahulu menggunakan Avene Thermal Water Spray. Tujuannya untuk meredakan kemerahan di kulit wajah dan meredakan gatal-gatal. Sekaligus sebagai primer. But, bruntusan masih tetap belum hilang.

Mencari Produk Skin Care Aman Dan Bebas Paraben

Setelah Googling, ada tiga kandidat brand skin care yang memang spesialisasinya khusus perawatan kulit wajah. Sebamed, Cetaphil dan Bioderma. Pilihan dipersempit menjadi Sebamed dan Bioderma. Cetaphil tidak dipilih karena saya melihat komposisinya masih mengandung paraben. Saya baca dari beberapa artikel di internet paraben berbahaya bagi tubuh. Ya, masih menjadi perdebatan sih, namun saya hindari dulu saja daripada wajah saya malah makin rusak. Akhirnya saya memilih Sebamed daripada Bioderma karena saya juga sedang mencari produk yang fokus untuk menghilangkan jerawat bruntusan. Bioderma juga brand skin care yang bagus dan aman (bebas paraben) namun sepertinya tidak ada produk yang fokus untuk menghilangkan jerawat bruntusan. Hasil review yang saya baca selama sebulan mengatakan Sebamed lebih ampuh merawat kulit acne prone. Ada artikel yang saya baca juga, Sebamed banyak direkomendasikan oleh para dokter kulit. Oke dari hasil itu saya langsung ke drugstore terdekat membeli Sebamed Care Gel. Saya membelinya di Watson dekat rumah saat itu.

Saat itu untuk pelembab ada dua jenis, yang mattifying dan care gel. Saya tetap memilih yang bentuk gel, saya masih meyakini krim berbentuk gel lebih cocok untuk keadaan dan jenis kulit wajah saya. Saya melihat review gel-nya benar-benar dalam bentuk gel bening tidak seperti Wardah, gel namun berwarna, putih dan masih agak kental.

Sebamed Clear Face Cleansing Foam

Ada dua jenis pembersih muka di rangkaian seri Clear Face, yang berbentuk sabun batangan dan foam ini. Saya memilih berbentuk foam karena kalau sabun batangan ribet aja gitu nyimpennya dan takut kotor kena bakteri. Hehe.

Source : www.sebamed.com

Harga

Harga Cleansing Foam saat itu sekitar 200ribu-an. Tergolong agak mahal memang sih. Namun, volumenya banyak yaitu 150Ml (hanya ada satu size saja). Saya pakai 3 bulan saja tidak habis-habis.

Tekstur

Tekstur foam ini berbentuk busa. Namun, saat diaplikasikan ke kulit wajah tidak akan licin. Pemakaiannya sedikit saja dan cara pakainya didiamkan selama 5 menit lalu baru bisa dibilas. Setelah membersihkan dengan cleansing foam ini, kulit wajah tidak seperti ditarik, masih lembab dan aman-aman saja sih.

Klaim produk ini adalah mematikan bakteri penyebab timbulnya jerawat. Seminggu pemakaian memang terbukti bruntusan mengering dan tidak bertambah. Luar biasaaaa! Sayang saja harganya lumayan mahal. Hehe.

Sebamed Clear Face Care Gel

Untuk hasil yang lebih maksimal, saya menggunakan pelembab dari rangkaian yang sama yaitu Clear Face Care Gel. Sebenarnya untuk kulit wajah berminyak disarankan menggunakan Sebamed Clear Face Mattifying Cream. Namun, saya lebih suka bentuk gel yang komposisinya lebih banyak mengandung air. Untuk melihat komposisi, komposisi produk hanya terdapat pada kertas yang ada di dalam box. Pada bagian kemasan tidak tercantum komposisi produk.

Source : www.sebamed.com

Ingredients : Aqua, Aloe barbadensis leaf juice, Propylene Glycol, Glycerin, Sorbitol, Panthenol, Sodium Hyaluronate, Allantoin, Sodium Carbomer, Citric Acid, Sodium Hydroxide, Phenoxyethanol.

Harga

Sebamed Clear Face Care Gel hanya ada satu ukuran yaitu ukuran 50Ml. Harga untuk ukuran ini lumayan mahal sekitar 220ribu-an. Namun, ukuran 50Ml bisa bertahan selama kurang lebih 2 bulan. Saya pakai tipis-tipis saja.

Tekstur

Tekstur pelembab ini gel bening dan tidak berbau. Saat diaplikasikan ke wajah, awalnya agak terasa lengket namun hal itu tidak berlangsung lama. Sesuai klaimnya, saya merasa gel ini sangat cepat terserap oleh kulit sehingga setelah kering (tidak lengket), wajah tidak terasa seperti menggunakan pelembab. Ya, lembab tapi ringan. Wajah juga terasa lebih halus. Namun, jangan berekspektasi akan membuat wajah cerah ya. Produk ini tidak bisa sama sekali untuk mencerahkan kulit.

Saat pertama kali pakai, baik cleansing foam maupun care gel saya pakaikan sehari 2 kali. Saya pakai pagi dan malam hari. Surprisingly, dalam jangka waktu satu bulan kulit wajah terutama bagian pipi saya kembali mulus. Padahal saya tidak melakukan facial treatment di klinik atau salon kecantikan loh. Alhamdulillah banget, saya saja kaget ga percaya saat saya meraba bagian pipi tidak ada bruntusan! Semulus itu! Mulus versi saya loh ya bukan mulus artis-artis Korea yang tanpa cela. Hehe. Jujur, saya sih senang banget dengan hasil Sebamed Clear Face ini karena sebelumnya kalau pegang pipi tuh gradakan kaya ada biji-biji beras gitu gitu, bruntus yang menyebalkan hahaha. Maaf yaa saya tidak ada foto before-after nya. Namun, semenjak pakai pelembab Sebamed Care Gel ini saya berani pergi tanpa foundation dan bedak, hanya pelembab Sebamed dan cream blush tipis.

Bare skin. Without foundation or powder, only Sebamed Care Gel.

 

Sejak saat itu hingga kini, saya masih menggunakan Sebamed. Namun, untuk penggunaan cleansing foam hanya tiga bulan awal saja. Selanjutnya saya tidak pakai produk sebamed cleansing foam. Alasannya? Lumayan mahal dan butuh waktu 5 menit-nya itu loh buat nge-bilas. Kalau lagi buru-buru kan susah. Sekarang sih pakai pembersih Pond’s saja.

Alhamdulillah walaupun pakai pembersih bukan dari Sebamed lagi kulit wajah tidak mengalami bruntusan atau jerawat. Kuncinya ada di Sebamed Clear Face Care Gel ini sih.

Terhitung dari awal pemakaian sampai sekarang sudah 4 tahun saya menggunakan pelembab Care Gel ini, kulit wajah hampir tidak pernah ‘ngambek’. Sekalipun lagi ‘ngambek’, dipakaikan Sebamed Care Gel dengan rutin kulit wajah akan baikan lagi. Dibilang ketergantungan sih engga juga ya karena saya pun tidak setiap hari memakainya. Bahkan hampir seminggu sekali, itu pun sebagai primer make-up. Tetapi walaupun bolong-bolong makenya, kulit tetap baik-baik saja. Beneran produk ini tuh kuncian kulit saya banget agar bebas jerawat.

***

So, buat saya Sebamed ini produk holy grail. Saran bagi yang ingin pertama kali mencoba, harus menggunakan Cleansing Foam juga karena benar-benar membantu melawan bakteri penyebab timbulnya jerawat. Memang Cleansing Foamnya sedikit mahal tetapi ampuh untuk mengusir dan mematikan bakteri penyebab jerawat. Ikuti petunjuknya untuk membilasnya setelah 5 menit dan jangan lupa gunakan pelembab Care Gel setelah membersihkan wajah. Menurut saya, Care Gel ini makin mengunci kulit wajah agar terbebas dari jerawat. Well, hasilnya memang tidak instan atau kilat, jadi bersabar lah. 🙂

Thank you for visit and reading my blog!

Best Regards, 💋

5 Comments

    • admin

      Eh ada Teh Noni.. iya pgn bahas tp bahas ala ala aja yak abisnya bukan skincare expert hihi makasih ih Teh ud mampir ke blog ini

      • yurinoni

        iyah, jenis kulit nya sama kyk aku.. tapi sekarang lagi ga pake skincare nih, kmrn sempet iritasi langsung bruntusan, ga cocok pake pembersih muka.. skrg lg caricari referensi buat bersihin sisa bruntusan nya nih.. hehe..

        semoga konsisten sharing di sini yaaa.. aku bakal seringsering mampir..

  • Anita

    Hallo sista :), salam kenal ya… aku bunda yg lg galau n bingung karna anak gadisku umur 11 thn udah keliatan komedo n bruntusan kecil2 di daerah T, kira2 aman ga ya pakai sebamed ini
    Makasij sebelumnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *